Primago, 6th Perjalanan menuju Kampus Peradaban

Selasa, 26 Juli 2022 21:00 WIB

Share
Primago, 6th Perjalanan menuju Kampus Peradaban

SpiritDepok.Poskota.co.id - Yayasan Pendidikan Primago Indonesia (YPPI) Depok, yang berdiri pada 26 Juli 2016, hari ini tepat 6 th Pergerakan lembaga ini.

Primago Group merayakan ulang tahunnya yang ke 6 dengan cara mengadakan kegiatan kegiatan Syukuran bersama keluarga besar Primago dan juga ucapan doa melalui poster yang diucapkan oleh seluruh SDM Primago..

Berawal dari Bimbel, lalu Sekolah persiapan dan kini menjadi Pesantren Modern Primago sejak 2019 dengan membuka program boarding school dengan sistem asrama 24 jam, kampus putra dan putri terpisah.

Pesantren Modern Primago Depok Kampus Putra berlokasi di Kawasan Jl. Tupai Raya PGA No.1, Meruyung, Kec. Limo, Kota Depok. Sedangkan Kampus Putri berlokasi di Jl. Kp. Sawah No.19 RT.1/RW.2, Jatimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413.

Ustadz Awaluddin Faj, M.Pd.I selaku Ketua Yayasan Pendidikan Primago Indonesia (YPPI) mengatakan bahwa cikal bakal Primago berawal dari bimbingan belajar masuk Gontor, lalu kegiatan Camp dan sekolah persiapan, kini menjadi Pesantren Modern Primago.

Bagi saya pribadi, Primago ini rumah besar pergerakan Alumni Gontor, Tempat bertemu dan berkumpulnya orang orang baik dan hebat untuk bersinergi, Berkembang dan Bermanfaat bersama sama dalam membangun peradaban generasi masa depan. 

Besar harapan kedepan untuk Primago sendiri ingin terus menjadi yang terbaik, menjadi pilihan pesantren persiapan dalam membangun 4M (Mental, Mindset, Materi dan Menerima) sehingga lebih siap, mandiri dan survive ketika sudah masuk di pesantren impian. Tutup Ustadz Awaluddin Faj.

Bagi Ayah dan Bunda yang ingin konsultasi seputar Bimbingan Masuk Pesantren, Konsultasi seputar Pesantren, dan program beasiswa masuk pesantren bagi anak-anak yatim, bisa hubungi 0878-8998-3338

Reporter: Rohmat
Editor: Rohmat
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar